Membaca untuk menulis, menulis untuk bicara - Lensa Banua

Lensabanua merupakan sebuah blog yang menjadi sumber informasi dan inspirasi. Memberikan solusi dan opini yang berbeda. Serta mampu memberikan hiburan tersendiri bagi para pengunjungnya dengan menghadirkan bacaan bacaan yang ringan dan bermanfaat.

Latest Update
Fetching data...

14 June 2019

Membaca untuk menulis, menulis untuk bicara


Menulis itu berat!
Itulah yang saya rasakan selama ini. Saya bukanlah orang yang pandai merangkai kata kata. Bukan orang yang dapat dengan mudahnya mengeluarkan setiap ide yang terlintas dibenaknya kemudian membiarkan jari jemarinya menari menorehkan cerita.

Butuh waktu yang panjang untuk berpikir. Tak jarang baru beberapa kata yang tersusun, sudah harus dihapus begitu saja karena saat dibaca terasa janggal dan aneh.

Saya iri kepada mereka yang dapat dengan mudahnya membuat tulisan hingga ribuan kata. Kepada Mereka yang dapat merasakan nikmatnya ketika setiap ide dapat tersampaikan. Kepada mereka yang puas akan karyanya.

Entah bagaimana mereka dapat seperti itu. Mungkin karena bakat mereka. Mungkin karena pendidikan mereka. Atau mungkin karena usaha yang telah mereka lalui.

Ada yang bilang, menulis itu mengalir saja. Tak perlu untuk dibaca berulang ulang. Jika aneh biarlah aneh. kalau gak nyambung yaaa abaikan saja! Nanti juga terbiasa katanya.
Anggap saja sebagai latihan.

Ada yang bilang. Kalau mau belajar menulis maka mulailah dengan belajar membaca. 

Bagi saya membaca juga berat.
Sudah lama sekali rasanya saya membaca sebuah buku hingga tamat.
Kini jangankan sebuah buku, sebuah artikel yang kurang dari seribu kata saja kadang hanya dilihat sekilas. Hanya point point tertentu saja yang dilirik. Begitu sudah mendapatkan jawaban yang diinginkan langsung ditinggalkan.

Disinilah mungkin letak kesalahan saya. Ingin menulis tapi enggan untuk membaca.
Mungkin inilah waktunya mulai mencoba belajar membaca. Belajar memahami sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.

Saya percaya dengan banyak membaca nantinya akan mahir menulis, dan dengan mahir menulis nantinya akan cakap dalam berbicara. 
Inilah cara saya untuk meningkatkan kapasitas diri. Bagaimana dengan anda?
Membaca untuk menulis, menulis untuk bicara /Lensabanua