Jamban, Salah satu warisan budaya yang terancam hilang !

jamban apung, pencemaran sungai, BAB sembarangan
Potret jamban di sekitar pasar amuntai /2019
Jamban menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya adalah tempat buang air atau kakus. Sedangkan dalam bahasa banjar arti jamban telah mengalami sedikit penyempitan makna. Jamban lebih diidentikkan untuk tempat buang air atau kakus yang berada di atas sungai (terapung).

Tempat yang menjadi sarana menemukan inspirasi sambil jongkok manja ini, keberadaannya sudah semakin berkurang. Hal ini sejalan dengan semakin tingginya kesadaran akan perilaku hidup bersih dan sehat.

Siapa yang dapat menyangka 10 atau 20 tahun yang akan datang, jamban apung tidak lagi ada dan digunakan. menjadi bagian dari budaya masa lalu yang perlahan dilupakan.

mungkin anak cucu kita kelak tidak akan pernah tahu bagaimana sensasinya buang air besar di bilik yang sederhana ini. Setelah "plung" langsung hanyut tanpa harus disiram. Dan terkadang sudah ada puluhan ikan lundu yang menghadang, bersiap melahap apa yang kita buang. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan.

Sayang sekali rasanya kalau warisan budaya ini harus menghilang.

Mungkin diperlukan inovasi dan terobosan baru yang ramah lingkungan untuk melestarikan budaya buang air di sungai ini. Siapa tahu suatu hari nanti akan menjadi daya tarik wisata karena keunikannya dan sensasi yang ditawarkan. 

Apakah anda mempunyai ide bagaimana cara untuk melestarikan jamban ini? agar tetap digunakan namun tidak mencemari lingkungan tentunya.

No comments for "Jamban, Salah satu warisan budaya yang terancam hilang !"