JUJUR, MARAH, DAN MENJAUH

cerita kebohongan, curhat, meninggalkan

JUJUR...

Kecewa setelah tau kebenarannya. Ternyata selama ini semua alasan-alasan kamu adalah kebohongan semata. Dengan teganya kamu menjual orang terdekatmu hanya untuk memenuhi kesenanganmu semata. Bukan hanya sekali tapi sudah yang kesekian kalinya. 

MARAH...

Wajar aku menjauh karena dampak dari semua kebohonganmu mengganggu kehidupan tenangku. Selama bertahun-tahun ini rupanya aku hanya dianggapmu tempat pelarian semata. Tak ada kejujuran satu pun selama ini terucap dari mulutmu. Sedih rasanya saat tau kebenarannya bahkan langsung dari orang terdekatmu yang memberitahuku. 

MENJAUH...

Maaf jika akhirnya aku berubah dan mulai menjaga jarak darimu. Karena hingga saat ini tidak ada kejujuran yang terucap dari mulutmu walaupun hanya sekedar menjelaskan apa yang telah terjadi. 

Aku berusaha selalu menolongmu walaupun aku sendiri memakai milik orang lain. Demi apa? Demi membantumu yang aku anggap sebagai temanku. Karena selama ini kamu pun banyak membantuku dalam berbagai hal tentang pekerjaan kita yang sama. Kamu tahu apa yang aku inginkan? Hanya KEJUJURAN semata. 

Sia-sia selama ini aku membantu jika alasanmu hanyalah KEBOHONGAN saja. Bukankah kita berteman?  Tak bisa kah kamu cerita apa yang sudah membuatmu harus berkorban sebanyak ini hanya demi mendapatkan UANG. Bahkan dengan cara yang salah.  Tak ada pembenaran atas semua tindakan yang sudah kamu lakukan.  Karena sekali kamu berbohong sudah merusak kepercayaan yang ada.

Ulahan : Sebut saja Lira

No comments for "JUJUR, MARAH, DAN MENJAUH"